6 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel

GAZA - Enam warga Palestina tewas dalam dua serangan terpisah yang dilancarkan oleh militer Israel, Sabtu ini. Warga Palestina yang tewas tersebut termasuk tiga orang di wilayah Gaza dan tiga lainnya di Tepi Barat.

Menurut keterangan juru bicara militer Israel, tiga orang warga Palestina yang tewas di Gaza diduga mencoba memasuki wilayah Israel. Ketiga korban tewas lewat sebuah serangan udara yang dilancarkan oleh milier Israel.

Sementara pihak medis Palestina melaporkan tiga orang juga tewas di wilayah Tepi Barat, tepatnya di kota Nablus. Menurut keterangan pihak media, ketiga orang tersebut masih terkait dengan kelompok pejuang Al Aqsa, sebuh kelompok militan yang berafiliasi dengan faksi Fatah yang dipimpin oleh Pemimpin Palestina Mahmoud Abbas. Demikian diberitakan BBC, Sabtu (26/12/2009).

Tewasnya enam orang warga Palestina menandai timbulnya kembali kekerasan di wilayah perbatasan Palestina dan Israel, setelah terhenti berbulan-bulan lalu. Serangan ini terjadi dua hari setelah seorang warga pemukim Israel tewas oleh tembakan pihak pejuang Palestina di Tepi Barat.

Brigade Al Aqsa sendiri mengakui tindak penembakan tersebut dilakukan oleh pihaknya. Aksi penembakan yang memakan korban ini sendiri, merupakan yang pertama kali terjadi dilakukan oleh pihak Palestina sejak delapan bulan terakhir.

Pihak Israel sendiri masih belum menolak berkomentar mengenai serangan udara tersebut, sebagai sebuah serangan balasan. Serangan ini sendiri dilakukan bertepatan dengan peringatan Perang Gaza tahun lalu yang menewaskan 1.400 warga Palestina dan 13 prajurit Israel. (faj)
(rhs)

Sabtu, 26 Desember 2009 – 15:54 wib
Fajar Nugraha – Okezone

Ditulis dalam berita. Kaitkata: , , . 3 Komentar »

3 Tanggapan ke “6 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel”

  1. Anak Adam Says:

    warga muslim, harus menganggap musuh mereka sebagai musuh.

  2. masamudamasakritis Says:

    save palestina.kami juga nulis artikel tentang palestina. judulnya “aku anak palestina” liat aja di sini lngng klik aja
    http://masamudamasakritis.wordpress.com/2010/06/09/aku-anak-palestina/
    jgn lupa tinggalkan komentar juga ya…!!

  3. Budi Muhammad Natsir Says:

    بسم الله الر حمن الر حيم

    وَلَن تَرْضَىٰ عَنكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۗ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُم بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِن وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

    Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.
    QS. al-Baqarah (2) : 120

    Sering sekali orang-orang Yahudi dan Nasrani, mengadakan gangguan yang menyakitkan hati. Seperti menghina Rasul mereka dan mengadakan upaya dengan mulut-mulut mereka untuk memadamkan cahaya Allah. Mereka tidak akan senang kepadamu hingga kamu mengikuti milah mereka.

    Segala puji bagi Allah. Telah datang kepada kita petunjuk yang benar. Banyak sekali ajaran-ajaran yang keliru, yang ditulis oleh tangan-tangan mereka. Maka janganlah kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu.

    Perhatikanlah kisah nabi Syuaib. Allah mengutus beliau kepada kaum Madyan dengan membawa bukti yang nyata. Namun pemuka-pemuka dari kaum Syuaib yang menyombongkan diri malah berniat akan mengusir beliau dan orang-orang beriman yang bersamanya dari kota mereka, atau mereka mengembalikan Nabi Syuaib kembali kepada milah mereka. Tidakkah mereka memperhatikan orang-orang yang dibinasakan sebelum mereka?

    Tatkala Syuaib berkata:

    وَيَا قَوْمِ لَا يَجْرِمَنَّكُمْ شِقَاقِي أَن يُصِيبَكُم مِّثْلُ مَا أَصَابَ قَوْمَ نُوحٍ أَوْ قَوْمَ هُودٍ أَوْ قَوْمَ صَالِحٍ ۚ وَمَا قَوْمُ لُوطٍ مِّنكُم بِبَعِيدٍ

    Wahai kaumku, janganlah hendaknya pertentangan antara aku (dengan kamu) menyebabkan kamu menjadi jahat hingga kamu ditimpa azab seperti yang menimpa kaum Nuh atau kaum Hud atau kaum Shaleh, sedang kaum Luth tidak jauh dari kamu.
    QS. Hud (11) : 89

    Namun, seperti kepada nabi Muhammad, Allah pun Memberikan pertolongan kepada Rasul-rasul yang datang sebelum beliau. Allah menyelamatkan Nabi Nuh dan orang-orang yang bersamanya di dalam bahtera, setelah kaumnya mendustakannya. Allah menyelamatkan Nabi Hud beserta orang-orang yang bersamanya dengan rahmat yang besar dari-Nya. Begitu pula kepada nabi Shaleh, dan nabi Luth.

    وَإِلَىٰ مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًا ۗ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَـٰهٍ غَيْرُهُ ۖ قَدْ جَاءَتْكُم بَيِّنَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ ۖ فَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا ۚ ذَ‌ٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

    Dan kepada penduduk Mad-yan saudara mereka Syuaib. Ia berkata: ” Wahai kaumku, beribadahlah kepada Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia barang-barang takaran dan timbangannya, dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman “.
    QS. al-A’raf (7) : 85

    وَلَا تَقْعُدُوا بِكُلِّ صِرَاطٍ تُوعِدُونَ وَتَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِهِ وَتَبْغُونَهَا عِوَجًا ۚ وَاذْكُرُوا إِذْ كُنتُمْ قَلِيلًا فَكَثَّرَكُمْ ۖ وَانظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُفْسِدِينَ

    Dan janganlah kamu duduk di tiap-tiap jalan dengan menakut-nakuti dan menghalang-halangi orang yang beriman dari jalan Allah, dan menginginkan agar jalan Allah itu menjadi bengkok. Dan ingatlah di waktu dahulunya kamu (berjumlah) sedikit, lalu Allah memperbanyak (jumlah) kamu. Dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan.
    QS. al-A’raf (7) : 86

    وَإِن كَانَ طَائِفَةٌ مِّنكُمْ آمَنُوا بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ وَطَائِفَةٌ لَّمْ يُؤْمِنُوا فَاصْبِرُوا حَتَّىٰ يَحْكُمَ اللَّهُ بَيْنَنَا ۚ وَهُوَ خَيْرُ الْحَاكِمِينَ

    Jika ada segolongan daripada kamu beriman kepada apa yang aku diutus untuk menyampaikannya dan ada (pula) segolongan yang tidak beriman, maka bersabarlah, hingga Allah menetapkan hukumnya di antara kita; dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya..
    QS. al-A’raf (7) : 87

    قَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا مِن قَوْمِهِ لَنُخْرِجَنَّكَ يَا شُعَيْبُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَكَ مِن قَرْيَتِنَا أَوْ لَتَعُودُنَّ فِي مِلَّتِنَا ۚ قَالَ أَوَلَوْ كُنَّا كَارِهِينَ

    Pemuka-pemuka dari kaum Syuaib yang menyombongkan diri berkata:” Sesungguhnya kami akan mengusir kamu hai Syuaib dan orang-orang yang beriman bersamamu dari kota kami, atau kamu kembali kepada milah (agama) kami “. Berkata Syuaib: “Dan apakah kendatipun kami tidak menyukainya? “
    QS. al-A’raf (7) : 88

    قَدِ افْتَرَيْنَا عَلَى اللَّهِ كَذِبًا إِنْ عُدْنَا فِي مِلَّتِكُم بَعْدَ إِذْ نَجَّانَا اللَّهُ مِنْهَا ۚ وَمَا يَكُونُ لَنَا أَن نَّعُودَ فِيهَا إِلَّا أَن يَشَاءَ اللَّهُ رَبُّنَا ۚ وَسِعَ رَبُّنَا كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًا ۚ عَلَى اللَّهِ تَوَكَّلْنَا ۚ رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنتَ خَيْرُ الْفَاتِحِينَ

    Sungguh kami mengada-adakan kebohongan yang besar terhadap Allah, jika kami kembali kepada agamamu, sesudah Allah melepaskan kami daripadanya. Dan tidaklah patut kami kembali kepadanya, kecuali jika Allah, Tuhan kami menghendaki (nya). Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu. Kepada Allah sajalah kami bertawakkal. Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya.
    QS. al-A’raf (7) : 89

    وَقَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِن قَوْمِهِ لَئِنِ اتَّبَعْتُمْ شُعَيْبًا إِنَّكُمْ إِذًا لَّخَاسِرُونَ

    Dan pemuka-pemuka kaum Syuaib yang kafir berkata: “Sesungguhnya jika kamu mengikuti Syuaib, tentu kamu jika berbuat demikian (menjadi) orang-orang yang merugi “.
    QS. al-A’raf (7) : 90

    فَأَخَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا فِي دَارِهِمْ جَاثِمِينَ

    Kemudian mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggal mereka.
    QS. al-A’raf (7) : 91

    الَّذِينَ كَذَّبُوا شُعَيْبًا كَأَن لَّمْ يَغْنَوْا فِيهَا ۚ الَّذِينَ كَذَّبُوا شُعَيْبًا كَانُوا هُمُ الْخَاسِرِينَ

    Orang-orang yang mendustakan Syuaib seolah-olah mereka belum pernah berdiam di kota itu; orang-orang yang mendustakan Syuaib mereka itulah orang-orang yang merugi.
    QS. al-A’raf (7) : 92

    فَتَوَلَّىٰ عَنْهُمْ وَقَالَ يَا قَوْمِ لَقَدْ أَبْلَغْتُكُمْ رِسَالَاتِ رَبِّي وَنَصَحْتُ لَكُمْ ۖ فَكَيْفَ آسَىٰ عَلَىٰ قَوْمٍ كَافِرِينَ

    Maka Syuaib meninggalkan mereka seraya berkata:” Wahai kaumku, sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu amanat-amanat Tuhanku dan aku telah memberi nasehat kepadamu. Maka bagaimana aku akan bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir? “
    QS. al-A’raf (7) : 93

    Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman. kita harus bertawakkal kepada Allah dan berdo’a.

    رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

    Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.

    Amin


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.